Mengembaralah Singa sang Raja
Carilah kesenangan mu
Nikmati kebebasan mu
Bertemulah dgn sejuta mahluk tercantik
Rasakan belaian kupu kupu gemulai itu
Rasakan hempasan belalai gajah besar yg menggila krn kasmaran krn mu
Nikmati kedipan mata jerapah nakal
Singa Sang Raja pengembara riang krn kesepian ....
Menikmati kesenangan palsu,hampa tak menggetarkan jiwa sukma Sang Raja
Ooohhh Singa Sang Raja pengembara menutupi rasa cinta yg sebenarnya
Mengaunggg kerasss putusasa
Ia berlari sekencang kencangnya utk ku
Cinta dan rindu membawanya kembali pada ku
Tertawa menangis sudah kita lalui bersama
Perihku ....Luka mu,Rindu mu milik ku
Tulusnya cinta ku tak tertandingi
Ini cinta terakhir ...
ini cinta abadi
ini cinta smpai akhir hayat
ini cinta manusia baru,kamu dan aku .
Sabtu, 31 Juli 2010
Tiap - Tiap waktu
Tidak pernah sekalipun aku lupa menyebut nama mu dlm setiap doa ku
Setiap helaan nafas ku,aku mengingat akan dikau
Tiap langkah kaki ku
Adalah langkah menuju hari depan bersama sama dgn mu
Jangan tinggalkan aku
Jangan pernah melupakan aku
Karena aku dan kamu
Sudah ditakdirkan menjadi satu
Hanya aku yg memahami mu
Karena aku cinta sejati mu
Percayalah hanya aku
yang memahami arti cinta mu,krn itu kamu tercipta utk ku.
Setiap helaan nafas ku,aku mengingat akan dikau
Tiap langkah kaki ku
Adalah langkah menuju hari depan bersama sama dgn mu
Jangan tinggalkan aku
Jangan pernah melupakan aku
Karena aku dan kamu
Sudah ditakdirkan menjadi satu
Hanya aku yg memahami mu
Karena aku cinta sejati mu
Percayalah hanya aku
yang memahami arti cinta mu,krn itu kamu tercipta utk ku.
Melunturkan Mantra
Mantra apakah yang ia siram disekujur tubuhnya
Ia bagaikan magnit
Menarik setiap mahluk yg disebut wanita
Diam melekat tak berdaya,terpedaya
Ia gagah perkasa
Penunggang kuda hitam jantan
Seram menakutkan
dalam keagungan Mantra
Sang Dewi .....Pemuja Kuasa Allah
Penakluk tak terkalahkan
Pesonanya gemerlap indah memukau
Menabur mengucap mantra dlm DOA
Mengepakan sayapnya
Melindungi,menaungi kau wahaiii wanita yg banyak terluka
Tak berdaya,tersakiti namun diam krn tirap mantra
manusia perkasa ....
Sang Dewi berontak
Berteriak smpi terisak dlm sedu sedan ...
mengeluh atas smua asa wanita pada Sang Pencipta Allah
Mulut sang Dewi mengucapakan mantra mantra doa dahsat
Melunturkan mantra sang pria perkasa
Magnit mu sudah tidak bermakna rekat
Tak berdayanya kau pria penakluk
Atas mantra doa Sang Dewi
Kuda jantan mu lelah berlari
Dan kau pun,tau hati mu sudah tersimpan dlm utk Sang dewi
Magnit dan mantra mu tak ada artinya utk Dewi
Sang pria perkasa bertekuk lutut pada ku Sang Dewi.
Ia bagaikan magnit
Menarik setiap mahluk yg disebut wanita
Diam melekat tak berdaya,terpedaya
Ia gagah perkasa
Penunggang kuda hitam jantan
Seram menakutkan
dalam keagungan Mantra
Sang Dewi .....Pemuja Kuasa Allah
Penakluk tak terkalahkan
Pesonanya gemerlap indah memukau
Menabur mengucap mantra dlm DOA
Mengepakan sayapnya
Melindungi,menaungi kau wahaiii wanita yg banyak terluka
Tak berdaya,tersakiti namun diam krn tirap mantra
manusia perkasa ....
Sang Dewi berontak
Berteriak smpi terisak dlm sedu sedan ...
mengeluh atas smua asa wanita pada Sang Pencipta Allah
Mulut sang Dewi mengucapakan mantra mantra doa dahsat
Melunturkan mantra sang pria perkasa
Magnit mu sudah tidak bermakna rekat
Tak berdayanya kau pria penakluk
Atas mantra doa Sang Dewi
Kuda jantan mu lelah berlari
Dan kau pun,tau hati mu sudah tersimpan dlm utk Sang dewi
Magnit dan mantra mu tak ada artinya utk Dewi
Sang pria perkasa bertekuk lutut pada ku Sang Dewi.
Itik cantik dan sang Ular
Berteriak binyak dlm kesenangan
Berenang renang di riak riak air
Sang itik riang dalam tenang
Sampai terlelah ....Tidurlah Itik cantik
Jangan takut ...
Kau tak akan diusik dlm lelap mu
Jauhhh dari terkaman mengerikan
Tak akan tercabut bulu halus Mahkota mu
Sang ular pemangsa,diam tidak bergerak
Tidur lelap dalam kenyangnya
Setelah menelan memangsa seekor ayam betina
Ekornya pun tak mampu ia gerakkan
Sang ular hanya mampu membuka setengah dari kelopak matanya
Menabuar bisa ancaman,pada itik yg tak berdaya
Sang Itik cantik bahagia
Damai,tenang dalam lelapnya
Ia bermimpi menjelma menjadi Dewi
dan itu pasti ....
Berenang renang di riak riak air
Sang itik riang dalam tenang
Sampai terlelah ....Tidurlah Itik cantik
Jangan takut ...
Kau tak akan diusik dlm lelap mu
Jauhhh dari terkaman mengerikan
Tak akan tercabut bulu halus Mahkota mu
Sang ular pemangsa,diam tidak bergerak
Tidur lelap dalam kenyangnya
Setelah menelan memangsa seekor ayam betina
Ekornya pun tak mampu ia gerakkan
Sang ular hanya mampu membuka setengah dari kelopak matanya
Menabuar bisa ancaman,pada itik yg tak berdaya
Sang Itik cantik bahagia
Damai,tenang dalam lelapnya
Ia bermimpi menjelma menjadi Dewi
dan itu pasti ....
Lakon
Biarlah lakon bergulir sendiri
Menentang badai dan prahara
Mengunyah pahitnya racun
Menelan pahitnya obat,namun menyembuhkan ku
Demi sebuah kata yang kau sebut CINTA
Tak tertandingi arti sebuah kata Cinta
terpahami,dimengerti,disimpan dlm hati
Membumbung,melambung ....
CINTA mereka tak terhapus oleh wkt dan rayu semu
Cinta mereka sedalamnya lautan
Setia mereka melampaui tingginya Gunung
Cinta itu milik mereka
Mereka tercipta oleh takdir
Bertemu,berpisah dan berjumpa
Karena takdir cinta yg bersuara
Memanggil bersatu bahagia ....
Menentang badai dan prahara
Mengunyah pahitnya racun
Menelan pahitnya obat,namun menyembuhkan ku
Demi sebuah kata yang kau sebut CINTA
Tak tertandingi arti sebuah kata Cinta
terpahami,dimengerti,disimpan dlm hati
Membumbung,melambung ....
CINTA mereka tak terhapus oleh wkt dan rayu semu
Cinta mereka sedalamnya lautan
Setia mereka melampaui tingginya Gunung
Cinta itu milik mereka
Mereka tercipta oleh takdir
Bertemu,berpisah dan berjumpa
Karena takdir cinta yg bersuara
Memanggil bersatu bahagia ....
Sia - Sia
Musim panas kerontang ini,cepat berlalu
Sang Dewi bersolek menyambun musim baru,semua berbunga
Bermahkotakan embun pagi
bertaburan kelopak bunga harapan
Harapan bahagia di musim berbunga
Ternyata berlalu dgn sia sia
Semua terasa hampa
Menatap dgn tatapan kosong
Jiwa mengembara ....
Pilu lara ku,aku pergi dgn pilu ku
Haiiii Udara
Sampai kan rasa rindu ku,utk kekasih ku
Sang Dewi bersolek menyambun musim baru,semua berbunga
Bermahkotakan embun pagi
bertaburan kelopak bunga harapan
Harapan bahagia di musim berbunga
Ternyata berlalu dgn sia sia
Semua terasa hampa
Menatap dgn tatapan kosong
Jiwa mengembara ....
Pilu lara ku,aku pergi dgn pilu ku
Haiiii Udara
Sampai kan rasa rindu ku,utk kekasih ku
Keyakinan diri
Semangat mengagungkan diri,yang merasuki ku
Dengan iringan musik semesta
Bukan sebuah kesombongan
Tapi ini perasaan yg nyata
Riuh rendah,gemerincing suara sorak sorai semesta alam
Tidak membuatku bergeming
Namun keheningan
Kehilangan diri mu
Mampu mencabik cabik
meruntuhkan
Merontokan
Semua rasa dan asa ku ....
Dengan iringan musik semesta
Bukan sebuah kesombongan
Tapi ini perasaan yg nyata
Riuh rendah,gemerincing suara sorak sorai semesta alam
Tidak membuatku bergeming
Namun keheningan
Kehilangan diri mu
Mampu mencabik cabik
meruntuhkan
Merontokan
Semua rasa dan asa ku ....
Langganan:
Postingan (Atom)