Pages

Senin, 06 September 2010

Membeku mengikis semu

Ku tak mengerti,mengartikan semua rasa ini
Seperti badai dan petir yang membehana
Terkadang tenang bagaikan angin malam yang berbisik
Diantara ranting dan daun,semilir mendamaikan sanubari

Menatap cakrawala dengan seribu warna
membingkai bumi yang sama menaungi mu
Sejuta peri menyuarakan simponi merdu
dendang malaikat surga,berayun ayun pada lonceng kebahagian

Mungkinkan kah hati yang sudah pergi
Kan kembali
Kan ku tunggu masa dan waktu itu lagi
sekarang membeku mengikis semu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar