Pages

Sabtu, 31 Juli 2010

Keyakinan diri

Semangat mengagungkan diri,yang merasuki ku
Dengan iringan musik semesta
Bukan sebuah kesombongan
Tapi ini perasaan yg nyata

Riuh rendah,gemerincing suara sorak sorai semesta alam
Tidak membuatku bergeming
Namun keheningan
Kehilangan diri mu

Mampu mencabik cabik
meruntuhkan
Merontokan
Semua rasa dan asa ku ....

Angka tak bertuan

Tut's angka angka yg selalu setia menerima curahan hati ku
Angka yg selalu setia dengan diam
Angka yg konsisten tidak bereaksi atas keluh ku
Angka angka yg teramat aman tempat ku berbagi cerita

Kadang asa ku,berharap angka2 itu
Tidak diam,menerima dan menerbangkan semua asa ku
Tapi sebuah jawaban atas tanya ku
Berbicara solusi dengan ku

Diam dalam seribu bahasa
Atas semua asa,keluh dan suka cita ku
Setia mu angka angka ku
krn kau tau derita dan suka cita ku

Sabtu, 24 Juli 2010

menghapus kebencian..

Rongga rongga dalam tubuh ku buntu
Karena kebencian yang sudah melampaui batas
Pergi mengorbankan diri
Mengendus bau perubahan

Simponi megah itu
Menghentikan tangis pilu ku
Terhapusnya bait2 dalam syair Harmoni
Ternyata melegakan ku

Dentingan piano menyayat kalbu
Dalam pandangan baru
Waktu pasti akan bertepi
Sesuai Janji

Minggu, 11 Juli 2010

Penantian

Disebuah pertapaan,sang Putri
Dialog dengan Sang Pencipta
Dalam ratap yg sudah dalam
Sampai menutup semua rasa yg disebut cinta dan bahagia

Sang Putri bertanya ....
Apakah ini semua kehendak Mu ?
Kenapa aku ?
Diwaktu miliki ku ?

keheningan malam dalam sebuah pertapaan
Tumbuh sebuah keyakinan,dan percaya ...
Aku dan sang pencipta
dalam sebuah perjanjian

Aku berhenti mendentangkan lonceng wkt ku
Waktu ku menjadi milik MU
sampai pada waktu,janji MU
Dan lonceng ku,bergema menggetarkan dunia

Dan aku pasti datang menjadi mempelai wanita
Tercantik,terindah
Terbahagia dengan mu,pelita ku
ini janji sang Pencipta,dan aku percaya.

Sabtu, 10 Juli 2010

Hidup baru ku ....

Hilangkan Gundah dan ragu mu
Pekat gelap malam,kan terang dengan cahaya bintang
kalau hari baru itu datang
Sinar fajar bermandikan kemilau mentari

Menghangatkan raga,menghidupkan nadi2 kehidupan baru
Menyibak tirai hati,yang terluka
Sejauh timur ke barat
Di situ lah cinta terbentang menyambutku


Dalam kehidupan baru
dan membuka di lembara yg baru
Kerna yang lama itu sudah berlalu
Tuhan berkati aku dan hidup baru ku ...

Lelah .....

Aku ingin berlari meninggalkanpanggung ini
Usia ku tidak muda lagi utk menarik org muda itu
Untuk diam,di kursi kursi itu
Semangat muda ku,untuk mencari Indentitas diri sudah luntur lenyap

Aku hanya sebongkah kesabaran
Kesabaran melihat kelemahan mu
Dengan melucu
Mentertawakan diri ku dan diri mu

Adegan kehidupan yg tidak lucu
Memuakkan
Membuat sakit ulu hati ku
Mau muntah aku,muntah kemuakan ku


Pengakuan kesalahan Penyesalan mu semu
Padam ter redam sejenak
Karena aku sudah brontak ....
Permohonan mu manis,menyakitkan aku

Kau terampuni karena 1000 maaf ku
Dan segunung sabar ku
Dan sekarang maaf itu sudah byk terpakai,habis terkikis
Dan maaf itu hanya tinggal satu

Dan kesabaran itu ...
Tinggal segenggam yg siap aku lempar
Apakah yg terjadi selanjutnya ????

Tahu kah kamu ....

Cinta itu kepercayaan
Ia bukan cinta lagi ..jikalau kau mengikatnya smpi terbelenggu
Maka cinta itu akan mati rasa dan hilang maknanya
Dan semua menjadi hampa tidak bermakna

Waktu mu slalu berdentang memburu aku
Aku terdiam bagaikan manusia
Yg sudah mati rasa
Rasa takut tidak membuat ku mundur selangkahpun dari tempat ku berada

Tapi kebenaran membawa ku kemana saja di dunia ini
aku akan berjalan dan lari menjelajahi dunia ini.