Pages

Senin, 01 November 2010

Kumbang dan Bunga

Wahai kau kumbang
Akulah bunga matahari yg merekah
Namun merunduk
Tungkai ku sudah melemah menopang ku

Madu ku penuh,memberatkan kelopak ku
Datang wahai kau kumbang jantan ku
sentuhlah ujung-ujung putik ku dengan jemari mu
Dan isaplah aku,ambil sari madu ku



Madu ku hanya teruntuk mu kumbang ku
Berdengung merdu suara kumbang ku
Putik putik sari ku kemerahan menari-nari diatas bumi
Dengan mu kumbang jantan ku

Terasa smpi ke pembuluh akar terdalam kenikmatan itu
Melayang ringat tungkai dan kelopak ku,oleh mu ..
Menatap bola mata mu dlm saat kau terpuaskan
bagaikan menatap seribu cahaya bintang,yg menyinari aku si bunga matahari.

Senin, 18 Oktober 2010

Pada pena dan kertas.

Padamu pena dan kertas putih ku
Sudah lama aku tidak menyentuh mu
aku sudah tidak tau apa yg harus aku
Goreskan pada mu kertas putih ku

Sekarang semua terasa tenang
Sekarang terasa damai
Dan sekarang aku tidak merasakan apa-apa lagi
Selain rasa yang disebut TENANG

Menatap awan biru
Terangnya bulan sabit dikala malam
Menatap alam raya yang menghijau
Indahnya bunga sejuta warna

Dan aku membiarkan udara memasuki aku
Pori-pori tersumbat seakan terbuka bernafas ...
menghirup kau udara yang menghidupkan kembali sel sel
Semangat hidup ku

Trima kasih Tuhan atas hidup ku
Indah semua yang Tuhan beri ...
Pena dan kertas putih ku,aku akan menyentuh dan menggores mu
Dengan kalimat "aku berbahagia".

Maafkan aku.

Dalam pelarian aku tidak menemukan mu
Aku cari rasa rindu itu dan aku pun tidak menemukannya
Aku mohon maaf kanlah aku atas rasa ini
Aku sudah tdk kuat lagi membendung rasa ketakutan ini

Aku menangisi rasa bersalah ku ....
Aku menangisi semua rasa sakit hati ku
aku sudah berteriak atas kemuakan ku
aku sudah memaafkan mu ..

Aku belajar memaafkan diri ku sendiri
Dan aku Percaya Allah selalu buka jalan bagi orang2 yg percaya
KepadaNYA,Dan Ia juga sanggup
Mengubah air mata ku menjadi permata.dan aku Percaya itu.

Kamis, 16 September 2010

Cahaya pengharapan.

Penolakan atas dirinya
Membuatnya menjerit liar,melolong memekik
Ia terluka menghilang dgn perihnya
Kedalam labirin waktu yang rapuh

Ia bukan hitungan
ia orang buangan
Kebahagian yang magis menggelembungkan dadanya
Menariknya dari mimpi pahit itu

Kasta rendah ....
Membentuk sebuah keinginan yg abstrak
kehilangan minat atas semua yang tak jelas
Namun toh bahagia itu tidak hilang lenyap

Pengharapan nya slalu bernyala nyala
Membakar semangat
Menumbuhkan kesabaran
Berbuahkan cinta

Senin, 06 September 2010

Membeku mengikis semu

Ku tak mengerti,mengartikan semua rasa ini
Seperti badai dan petir yang membehana
Terkadang tenang bagaikan angin malam yang berbisik
Diantara ranting dan daun,semilir mendamaikan sanubari

Menatap cakrawala dengan seribu warna
membingkai bumi yang sama menaungi mu
Sejuta peri menyuarakan simponi merdu
dendang malaikat surga,berayun ayun pada lonceng kebahagian

Mungkinkan kah hati yang sudah pergi
Kan kembali
Kan ku tunggu masa dan waktu itu lagi
sekarang membeku mengikis semu

Minggu, 05 September 2010

Jejak langkah ...

Dentingan musik dalam keheningan
Mengiring langkah langkah itu menapak
meninggalkan bekas bayang
Dalam jiwa,sukma dan raga

Gerak gemulai,mata menatap hampa
Menunduk dalam berbicara,dengan kata yang hampir menyerupai bisikan
Tubuhnya bagai tak bertulang,lentur
Aroma tubuhnya semerbak wangi dupa surga

Dimanakah kini kau ...perempuan ku
Jangan bersembunyi dari ku
Ku selalu menyelusuri setiap tapak langkah mu
Untuk melihat mu,mencari bayang mu cinta ku.

Sabtu, 04 September 2010

Catatan ini kau peruntukan untuk ku


Mengimpikan yang tidak mungkin
Mengalahkan musuh yang tidak dapat dikalahkan
Menghadapi penderitaan yang tidak dapat di hadapi
Berlari ketempat dimana orang berani tidak berani datang
Untuk membenarkan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan

Hanya Menunggu keajaiban Mu Tuhan
Membawanya terbang keluar dari semua ini.