Pages

Kamis, 13 Januari 2011

Venesia

Dalam cahaya perak keemasan sinar matahari sore
Melaju duduk dlm sebuah gondola
Jiwa ku menjelma bagaikan seorang Maha Putri Bangsawan
jatuh cinta pada Sang Pencipta

Aku tdk mampu menahan bendungan air mata ku
Aku jatuh cinta atas semua Maha Karya Mu
Indah alam Negri itu semakin menghanyutkan perasaan itu
Aura jatuh cinta itu merasuki jiwa ku

Suara penyanyi Opera yang syahdu itu menyatu dengan ketenangan air
Semakin merasuki jiwa ku,aku bagaikan berada di Khayangan
Di iringi Malekat2 Cupid menghantarkan aku ke Pangeran Cinta ku
Melewati alur2 sungai kota kecil,bangunan2 tua klasik berbingkai besi tempa hitam

Semua tampak indah,gemerlapan kemewahan dalam gang2 kecil
Tersambungi oleh sebuah jembatan kecil yg kokoh
Slalu ada tepuk tangan dan lambaian menyambut ...
Setiap Gondola ku berlalu ...di Venesia,aku pasti kembali.

Rabu, 12 Januari 2011

Ketika kata terucap

Ketika kata "karena aku takut akan Tuhan" itu terucap
Bukan berarti aku kembali pada sebuah kebodohan
Tapi penyerahan diri ku yg tertinggi tertotal
Pada Mu Bapa ....

Rasanya sakitttt
Rasanya perihhhh
Rasanya terjolimiii
Rasanya kehilangannn
Rasanya terhina
Rasanya dihianati

Tetapi karena Engkau aku kuat
Dan Engkau mengatakan
Tetapi biarlah keadilan bergulung2 seperti air
Dan kebenaran seperti sungai yg mengalir ...

Aku takut akan Engkau Tuhan ku
Engkau tempat ku bernaung,dalam ketidak berdayaan ku
Engkau Batu penjuru ku,yg menghantar aku dalam kebenaran dan kemenangan.
Aku berserah pada Mu Tuhan ku.

Senin, 13 Desember 2010

Suram

Mulut itu terkatup rapat
Dia bukan lagi diam
Tapi hampir mencapai kebisuan yang kelu
Menatap semua dengan mata bathin

Sinar matahari yang benderang pun
Tidak mampu menutupi KESURAMAN yang tampak
Hati terpilu yang pernah dirasakan

Pada saat melangkahkan kaki
Pada pijakan semestinya
Kesebuah Negri kepastian itu
Namun kenyataanya ia menjadi orang asing ditempatnya sendiri.

Rabu, 08 Desember 2010

Telinga Cinta

Yang tersisa hanya serpihan serpihan bayangan
Aku meraupnya dan menjadikan
Bagian terpenting dalam lembaran kehidupan
Merengkuh mahluk yang tak kasat mata

Karna aku tidak mampu menghapus peresaan itu sekarang
Hanya kerena menyadari ia bukan lagi milik ku
Ia menyuarakan peresaannya dengan nada
Yang hanya didengar oleh telinga cinta ku

Jurang lebar hanya mampu memisahkan jarak dan waktu
Namun ada sesuatu terdalam,tertanam dalam hati
Dalam darah dan fikiran yang mempersatukan
Jiwanya dengan ku ....

Wangi kemuning ...

Aku merindukan wangi bunga kemuning ku
Dihalaman rumah itu
Namun tidak pada orang
Yang berdiam di rumah itu.

Senin, 15 November 2010

Perjalanan ...

Melangkahlah kaki,dalam kegalauan,keraguan ..
Sejarah dalam lembaran kehidupan ku
Keyakinan dan semangan itu yg mendorong ku
Betapa penakutnya aku ...

Jemari yg panjang dan lembut itu menuntun ku
Dengan hatinya yg kuat dan jiwanya yg pemberani
Menuntunku menuju rangkai besi panjang yg disebut gerbong ...
Mendudukan aku,untuk menatap luasnya dunia,indaahnya alam

Nikmatilah iya meyakinkan aku,bagaikan pemandu handal ..
Dan sesudah itu iya terlelap dalam tidurnya yang terlihat amat sangat lelap
Seandainya dia tau apa yang aku rasakan ....
desiran desiran riak riak yg seakan menyirami mencucu hati ku

Dan jiwa ini melalap semua indahnya alam bagaikan jiwa yg kelaparan
Dan desiran desiran itu berkali kali kurasakan
Letupan2 kecil dari rasa bahagia itu
Mengisi ruang rongga dada yg sudah lama hampa

Rangkaian besi baja itu menghantar aku dan jiwa ku
Pada tujuan mulia namun toh banyak menuai cela ...biarkan lah
Dan aku menatap bola matanya mencari kekuatan jiwanya
Dan jiwa dan hati ini mengucap Trima kasih sudah menjadi teman,sahabatku ...



Thank u so much Pink.Gbu.

Senin, 01 November 2010

Kumbang dan Bunga

Wahai kau kumbang
Akulah bunga matahari yg merekah
Namun merunduk
Tungkai ku sudah melemah menopang ku

Madu ku penuh,memberatkan kelopak ku
Datang wahai kau kumbang jantan ku
sentuhlah ujung-ujung putik ku dengan jemari mu
Dan isaplah aku,ambil sari madu ku



Madu ku hanya teruntuk mu kumbang ku
Berdengung merdu suara kumbang ku
Putik putik sari ku kemerahan menari-nari diatas bumi
Dengan mu kumbang jantan ku

Terasa smpi ke pembuluh akar terdalam kenikmatan itu
Melayang ringat tungkai dan kelopak ku,oleh mu ..
Menatap bola mata mu dlm saat kau terpuaskan
bagaikan menatap seribu cahaya bintang,yg menyinari aku si bunga matahari.