Aku menatap heran ....Edan
Manusia jadi jadian
Tubuh itu tubuh jelmaan
Siapakah aku ini ???
Aku terjebak dalam ragawi bayangan itu
Bayangan dicermin itu,indah,cantik
seakan tidak percaya dengan bayangan itu
aku ini berbeda dgn bayangan itu ...
Akulah seorang Bima,Arjuna perkasa
Tapi aku benar benar tidak peduli dgn itu
Jiwa ....Roh ...Bima,Arjuna perkasa itu
Telah terbang,hilang dari ragawi ku ini
Sekarang ku tau,mau ku
Sekarang ku tau siapa diri ku
Aku rasa ini yang aku mau
Aku berbahagia dgn lembut,gemulai ku
Dan ini lah aku
aku adalah aku
Bima Arjuna itu masa lalu yg sudah berlalu
Sekar ayu ini lah aku dan masa depan ku,Aku adalah aku.
Minggu, 16 Mei 2010
Amarah
Kemarahan itu seakan tak terhapuskan
kemarahan itu seakan tidak bisa usai
Kemarahan itu berkobar kobar bagaikan lidah api
Yang lepas kendali,menumpahkan kata kata kotor
Orang itu dia bikin seakan seperti orang yg paling bersalah di muka bumi ini
Orang itu disudutkan sampai pada titik kepasrahan mengalah
menyerah dan mengaku sebagai orang tersalah ...
atas sebuah kesalahan palsu,untuk meredam amarah
Seakan tidak ada hari esok
Untuk memperbaiki sebuah kesalahan
Apakah ia tidak tau .....
dari kesalahan,orang belajar menemukan kebenaran.
kemarahan itu seakan tidak bisa usai
Kemarahan itu berkobar kobar bagaikan lidah api
Yang lepas kendali,menumpahkan kata kata kotor
Orang itu dia bikin seakan seperti orang yg paling bersalah di muka bumi ini
Orang itu disudutkan sampai pada titik kepasrahan mengalah
menyerah dan mengaku sebagai orang tersalah ...
atas sebuah kesalahan palsu,untuk meredam amarah
Seakan tidak ada hari esok
Untuk memperbaiki sebuah kesalahan
Apakah ia tidak tau .....
dari kesalahan,orang belajar menemukan kebenaran.
Sabtu, 08 Mei 2010
Sang Bintang ...
Bersama teman,berpayungkan langit malam
Aku berulang ulang
Mengadah keatas,menatap langit malam
Aku menatap bintang
Dan hanya ada satu bintang dilangit yg tampak
Menerangi kami
Ia seakan tidak beranjak dari tempatnya
Untuk memancarkan sinarnya untuk ku dan sahabat ku
Bintang itu seakan tau arti sahabat untuk ku
Bentangan waktu tidak mampu memupuskan arti persahabatan
25 tahun sudah kami taklukkan,terbukti tidak membunuh mati rasa kebangan itu
Persahabatan kami,sudah merasuk hati,meresap sampi kedalam tulang
Semua terasa berarti
Semua tempat berbagi
Semua sehati ...
Semua peduli dan semoga abadi
Cahaya sinar bintang itu semakin terang gemilang menerangi kami
Aku slalu mengadah keatas langit,menatap bintang itu ...
Dan aku menemukan satu cahaya Bintang lagi dari samping ku
ooohhhh ternyata ada 2 Bintang disebelah ku ...
Ya ...Bintang itu,masih setia menjadi lentera kami
Cahaya dari bintang seorang Jendral
Karna cinta memanggilnya utk bersinar bersama
Memasuki dekade baru
Jendral,aku dan teman kamso ku
Tetap lah menjadi Bintang
Yang bersinar untuk menerangi
Dunia
By:rantian untuk sahabat teman ku
Drs Tommy Treider Jacobus (Irjen Pol)
dan sahabatku purna Paskibraka 84.(Kamso)
Aku berulang ulang
Mengadah keatas,menatap langit malam
Aku menatap bintang
Dan hanya ada satu bintang dilangit yg tampak
Menerangi kami
Ia seakan tidak beranjak dari tempatnya
Untuk memancarkan sinarnya untuk ku dan sahabat ku
Bintang itu seakan tau arti sahabat untuk ku
Bentangan waktu tidak mampu memupuskan arti persahabatan
25 tahun sudah kami taklukkan,terbukti tidak membunuh mati rasa kebangan itu
Persahabatan kami,sudah merasuk hati,meresap sampi kedalam tulang
Semua terasa berarti
Semua tempat berbagi
Semua sehati ...
Semua peduli dan semoga abadi
Cahaya sinar bintang itu semakin terang gemilang menerangi kami
Aku slalu mengadah keatas langit,menatap bintang itu ...
Dan aku menemukan satu cahaya Bintang lagi dari samping ku
ooohhhh ternyata ada 2 Bintang disebelah ku ...
Ya ...Bintang itu,masih setia menjadi lentera kami
Cahaya dari bintang seorang Jendral
Karna cinta memanggilnya utk bersinar bersama
Memasuki dekade baru
Jendral,aku dan teman kamso ku
Tetap lah menjadi Bintang
Yang bersinar untuk menerangi
Dunia
By:rantian untuk sahabat teman ku
Drs Tommy Treider Jacobus (Irjen Pol)
dan sahabatku purna Paskibraka 84.(Kamso)
Jumat, 07 Mei 2010
Sang Idola
Menatap mu dalam potret
Aku seakan tersedot ke dalam dunia seluloid
Seakan aku orang yang paling tau
Semua tentang mu,tulisan mu,buku mu,karya mu ..
Aku tersenyum malu
Malu pada kebodohan ku
Apakah ini sebuah obsesi
Atau ambisi
Imanijasiku melampaui imajiner seorang Seniman,Budayawan
Aku ingin seperti mu
Namun aku tau aku pasti tidak mampu
Aku tetap menjadi salah satu penyuka karya mu
Sang idola ku
Untuk mu kupersembahkan puja ku
Atas semua karya mu
jgn pernah lelah menggoreskan pena mu dihelaian kertas putih itu untuk ku.
Aku seakan tersedot ke dalam dunia seluloid
Seakan aku orang yang paling tau
Semua tentang mu,tulisan mu,buku mu,karya mu ..
Aku tersenyum malu
Malu pada kebodohan ku
Apakah ini sebuah obsesi
Atau ambisi
Imanijasiku melampaui imajiner seorang Seniman,Budayawan
Aku ingin seperti mu
Namun aku tau aku pasti tidak mampu
Aku tetap menjadi salah satu penyuka karya mu
Sang idola ku
Untuk mu kupersembahkan puja ku
Atas semua karya mu
jgn pernah lelah menggoreskan pena mu dihelaian kertas putih itu untuk ku.
Deman .....
Langkah ku gontai melayang
Berjalan di kedingan malam
Yang menusuk tulang
Angin kering mengeringkan daun telinga ku
berada jauh diNegara asing
Semua terasa tidak mudah
Pada saat raga tidak berdaya
Menatap diam membisu
Ke kisi kisi jendela
Yang berbingkaikan titik2 air
Semburat Cahaya temaram diselala titik air seakan lenyap keromantisannya .....
Semua tampak samar samar
tergolek lunglai dalam kehangantan selimut ku
Untuk meluluhkan suhu hangat raga ini
Karna DEMAM itu menghinggapi ku
Pada saat tidak tepat
Dada ini sesak
Nafas ku berat
Leherku serasa di cekik
cairan butiran keringan membasahi raga yg demam
Ketakutan menyelimuti ku
Mencekam rasa yg aku sembunyikan
Air bening itu penuh dg doa doa ku
Obat mujarap,dari Sang Pencipta
Dalam tidur ku aku terlelap
Aku berperang
aku berjuang
Dan aku Menang ....
By:rantian,Sydney aus,juli 09.Demam flu(musim flu babi)
Berjalan di kedingan malam
Yang menusuk tulang
Angin kering mengeringkan daun telinga ku
berada jauh diNegara asing
Semua terasa tidak mudah
Pada saat raga tidak berdaya
Menatap diam membisu
Ke kisi kisi jendela
Yang berbingkaikan titik2 air
Semburat Cahaya temaram diselala titik air seakan lenyap keromantisannya .....
Semua tampak samar samar
tergolek lunglai dalam kehangantan selimut ku
Untuk meluluhkan suhu hangat raga ini
Karna DEMAM itu menghinggapi ku
Pada saat tidak tepat
Dada ini sesak
Nafas ku berat
Leherku serasa di cekik
cairan butiran keringan membasahi raga yg demam
Ketakutan menyelimuti ku
Mencekam rasa yg aku sembunyikan
Air bening itu penuh dg doa doa ku
Obat mujarap,dari Sang Pencipta
Dalam tidur ku aku terlelap
Aku berperang
aku berjuang
Dan aku Menang ....
By:rantian,Sydney aus,juli 09.Demam flu(musim flu babi)
Minggu, 02 Mei 2010
JENUH
Jenuh dengan diam
Jenuh dengan waktu
Jenuh dengan keadaan
Jenuh dengan kepalsuan
Jenuh dengan yang tidak pasti
Jenuh dengan kebohongan
Jenuh dengan Gombalan
Jenuh dengan keangkuhan
Jenuh dengan seabrek kesibukan
Jenuh dengan rutinitas
Jenuh dengan penantian
Jenuh dengan banyaknya untuk memahami
Jenuh dengan kebaikan
Jenuh dengan basa basi
Jenuh dengan trik intrik
Aku mau sesuatu yang tidak biasa
Aku mau sedikit prontal
Aku mau sedikit radikal
Aku mau sedikit binal,dan sedikit nakal
Aku mau sedikit brutal
Aku sudah menulis semua kejenuhan ku
Aku sudah merasakan dalam tulisan
Aku sudah menjadi mrk itu dalam hayalan ku
Menjadi prontal,radikal.binal,nakal,brutal
Ternyata aku tidak mampu,menjadi orang seperti itu
Sebaiknya ku nikmati saja jenuh ku
Sampi waktunya berlalu
Dalam keheningan malam ku.
Sabtu, 01 Mei 2010
Kekasih sejati abadi
KetampananNya menyilaukan mata
Tatapan mataNya memandang tajam,namun meneduhkan
Ia slalu berbalutkan sutra putih terindah
SuaraNya terdengar lembut,memanggil nama ku
Ia pendengar yg baik atas keluhku
Ia Penghibur ulung dengan semua kata kata indahNya
Ia sering kali membuatku terperangah atas kejutan2 yg Ia buat utk ku
Dan smua itu membuatku terharu
Berjalan dgnNya
Terasa damai
Terasa tenang,kesetiannNya teruji ..
KekuatanNya luar biasa,kala aku lelah,lemah,tidak berdaya terjatuh ...
Ia Menopang dan mengangkat aku ketempat terhormat
Ia bahkan memahkotakan aku
Ia mengajarkan aku utuk saling mengasihi
Ia menginginkan aku bersinar
Untuk orang2 yang tidak diperhitungkan
Untuk orang2 susah dan papa
Ia menyiapkan istana abadi
Yang termegah,terindah
Berlapiskan intan permata
Ia menghapus air mata kedukaan ku
Sorak sorai keriaan dari suka cita itu tdak ada akhirnya ...
Dan Ia meminumkan aku air kehidupan
Yang membuat aku slalu tampak muda belia bersinar bercahaya
Ia lah kekasihku
Ia lah mempelai laki laki ku
Ia lah Allah ku
Ia lah Tuhan ku
Ia lah penyelamt hidup ku.
Tatapan mataNya memandang tajam,namun meneduhkan
Ia slalu berbalutkan sutra putih terindah
SuaraNya terdengar lembut,memanggil nama ku
Ia pendengar yg baik atas keluhku
Ia Penghibur ulung dengan semua kata kata indahNya
Ia sering kali membuatku terperangah atas kejutan2 yg Ia buat utk ku
Dan smua itu membuatku terharu
Berjalan dgnNya
Terasa damai
Terasa tenang,kesetiannNya teruji ..
KekuatanNya luar biasa,kala aku lelah,lemah,tidak berdaya terjatuh ...
Ia Menopang dan mengangkat aku ketempat terhormat
Ia bahkan memahkotakan aku
Ia mengajarkan aku utuk saling mengasihi
Ia menginginkan aku bersinar
Untuk orang2 yang tidak diperhitungkan
Untuk orang2 susah dan papa
Ia menyiapkan istana abadi
Yang termegah,terindah
Berlapiskan intan permata
Ia menghapus air mata kedukaan ku
Sorak sorai keriaan dari suka cita itu tdak ada akhirnya ...
Dan Ia meminumkan aku air kehidupan
Yang membuat aku slalu tampak muda belia bersinar bercahaya
Ia lah kekasihku
Ia lah mempelai laki laki ku
Ia lah Allah ku
Ia lah Tuhan ku
Ia lah penyelamt hidup ku.
Langganan:
Postingan (Atom)

